Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Lemhannas Bekali Wawasan Kebangsaan Anggota DPR Terpilih

Selasa, 5 Agustus 2014 | 13:53 WIB
Alex Dungkal dan Emral Ferdiansyah

JAKARTA- Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) melakukan pembekalan terhadap anggota DPR RI terpilih periode 2014-2019 dengan memberikan nilai-nilai kebangsaan dan wawasan kebangsaan agar anggota dewan nantinya bisa menjalankan fungsi dan tugasnya dengan baik.

"Kita ingin menyamakan persepsi tentang wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," kata Gubernur Lemhannas Budi Susilo Soepandji, di sela-sela Harmonisasi Wawasan Kebangsaan Anggota DPR Terpilih Periode 2014-2019, di Gedung Lemhannas, Jakarta, Selasa.

Sasaran kegiatan itu adalah semakin mantapnya pemimpin nasional yang memiliki karakter kebangsaan yang tinggi dan kompeten di bidangnya serta mampu mengimplementasikan paradigma nasional dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

"Kita ingin mereka memahami persoalan wawasan kebangsaan, seperti Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan masalah-masalah kenegaraan serta masalah geopolitik," kata Budi.

Tak hanya itu, Lemhannas juga ingin mendengarkan masukan-masukan dari angota DPR yang terpilih kembali.

Menurut dia, kegiatan itu merupakan kelanjutan dari kegiatan yang sudah berjalan sebelumnya, yakni pembekalan bagi caleg DPR/DPRD/DPRD kabupaten/kota serta kader-kader politik. "Secara administrasi, kegiatan ini atas kerja sama Lemhannas dan Kesekjenan DPR," katanya.

Lemhannas mendapat kehormatan yang luar biasa karena yang hadir tokoh-tokoh pimpinan tingkat nasional di jajaran legislatif.

Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengatakan wawasan kebangsaan penting dikuasai anggota DPR sebagai peta besar dalam melaksanakan tugas-tugas mereka sebagai wakil rakyat.

Salah satu tugas utama anggota DPR adalah membuat undang-undang. Jadi, kata Pramono, wawasan kebangsaan diharapkan bisa memberikan pengetahuan yang lebih utuh dalam membuat aturan yang baik untuk kepentingan bangsa. "Wawasan kebangsaan bisa memberi pagar bagi mereka dalam memutuskan sesuatu," jelasnya.

Semisal, saat ini keberadaan ISIS menjadi isu nasional maupun internasional. "Maka UU kita harus bisa mengantisipasi keberadaan itu karena paham radikalisme itu kalau dibiarkan akan bertumbuh kembang di republik ini," katanya. (ant/gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN