Menu
Sign in
@ Contact
Search
Desa Wisata Barania di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Desa Wisata Barania di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Masuk 50 Besar ADWI 2022, Desa Wisata Barania Ciptakan Peluang Usaha  

Jumat, 9 September 2022 | 20:00 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

SINJAI, investor.id - Desa Wisata Barania yang terletak di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, merupakan salah satu desa yang masuk dalam daftar 50 desa wisata terbaik dalam ajang ADWI Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tahun ini. 

Terkait itu Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf RI, Indra Ni Tua mengunjungi langsung desa tersebut. Sedianya kunjungan ini dilakukan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. Namun Sandi berhalangan hadir.   

Direktur Tata Kelola menuju lokasi acara di Kampoeng Galung menggunakan Jeep. Rombongan disambut oleh penampilan Tari Paduppa. Kemudian dilanjutkan dengan sesi mendengarkan pemaparan dari pengelola desa wisata tersebut. 

Indra Ni Tua dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Menteri Sandiaga dalam kesempatan tersebut karena tugas-tugas negara yang harus segera diselesaikan. Dalam kesempatan tersebut, Indra mengapresiasi prestasi Desa Wisata Barania. ”Nanti kawan kita dari Astra akan melakukan pendampingan selama satu tahun untuk Desa Barania yang telah masuk Anugerah Desa Wisata tahun 2022 sebagai 50 besar,” ujar Indra di Sinjai, Kamis (8/9/2022).  

Selain itu, Indra melihat perkembangan positif Desa Wisata Barania dibandingkan tahun lalu. ”Tahun lalu kita belum melihat kolam renang itu, sekarang sudah ada. Berarti memberikan dampak untuk kegiatan ekonomi. Baik bagi masyarakat sekitarnya, juga penduduk Desa Barani aini,” ujarnya. 

Sementara itu, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kemenparekraf yang telah menetapkan Desa Barania sebagai salah satu 50 desa wisata terbaik dari 3.500 desa wisata di tanah air. ”Ini tentu merupakan kehormatan Kementerian Parekraf terhadap Kabupaten Sinjai dan khususnya Desa Wisata Barania. Kita berharap mudah-mudahan dengan penetapan sebagai desa wisata ini kita bisa menjadikan desa wisata menjadi prioritas tujuan wisata Kabupaten Sinjai. Kami berharap mudah-mudahan bisa menjadi salah satu contoh untuk-untuk desa di Kabupaten Sinjai secara umum,” beber Andi.     

Dalam kesempatan tersebut, Indra Ni Tua melakukan beberapa kegiatan seremonial seperti menebar benih ikan di area sawah, berkunjung ke Galeri UMKM, menyaksikan Tari Paggalung, berkunjung ke sentra UMKM, kemudian bertandang ke Camping Ground Pattiroang Highland menggunakan Jeep. Dalam kesempatan itu, Indra Ni Tua juga melakukan pelepasan motor cross.

Desa Wisata Barania masuk dalam daftar 50 besar desa wisata terbaik dalam ADWI 2022. Tentu bukan perkara mudah. Mereka telah melalui proses uji standar penilaian tim juri yang terdiri dari tujuh kategori. Yakni 1. Daya tarik pengunjung (alam dan buatan, seni dan budaya), 2. Suvenir (kuliner, fesyen, dan kriya), 3. Homestay, 4. Toilet umum, 5. Digital dan kreatif, 6. Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE), dan 7. Kelembagaan Desa. Mereka nantinya akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari mitra strategis Kemenparekraf, yakni Astra melalui program Desa Sejahtera Astra (DSA). 

Menurut sejarah, Desa Barania pertama kali dirintis oleh pendatang yang berasal dari kerajaan Turungeng (Tomannurungnge) di Soppeng Sinjai Barat yang kemudian membentuk perkampungan dan dikenal dengan nama Desa Barania. Terletak sekitar 8 Km dari pusat Pemerintahan Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Desa ini menawarkan beragam pilihan wisata, mulai dari eksplor kekayaan alamnya hingga melakukan berbagai kegiatan bersama masyarakat setempat. Pengunjung diberi kesempatan untuk menyelami langsung kehidupan di pedesaan dengan konsep live in, beberapa pilihan homestay yang dikelola secara mandiri oleh warga bisa jadi pilihan.

Kampung Galung adalah salah satu objek wisata buatan yang menjadi destinasi favorit. Di sana, wisatawan dapat melihat keindahan sawah terasering dangan angle foto yang sangat indah di segala arah terutama saat matahari terbenam. Harga tiket masuk cukup ekonomis, yaitu Rp 2.000 per orang, Pengunjung juga dapat menyantap ikan khas Kampoeng Galung seperti ikan Karper, Nila, dan lainnya.

Terdapat pula fasilitas penunjang parawisata seperti warung yang menyediakan kopi dan aneka makanan, kolam renang yang airnya sangat jernih karena berasal langsung dari mata air, juga makam Puang Barania yaitu seorang pahlawan yang sangat berjasa bagi warga setempat, tak jauh dari sana juga ada salu’ barania (pancuran) yang dapat memberikan banyak manfaat seperti keberanian, kesembuhan bagi orang yang sakit, dan kemudahan dalam bepergian jika ada warga desa yang ingin bepergian jauh.

Ada pula destinasi Highland Camping Ground. Nuans hutan di sekitarnya dengan pemandangan hamparan sawah yang hijau di bawah area camping menjadi keunikan dari camping site ini. Perjalanan ke camping ground bisa ditempuh menggunakan Jeep karena medannya yang menantang. Dan masih banyak lagi destinasi wisata menarik di desa tersebut. 

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : -

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com