Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkes Budi Gunadi Sadikin

Menkes Budi Gunadi Sadikin

Menkes Minta Masyarakat Waspada Varian Delta Jelang Nataru

Senin, 22 November 2021 | 17:30 WIB
Hendro Situmorang

JAKARTA, investor.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat Indonesia hati-hati dan waspada terhadap varian Delta Covid-19 yang telah beranak cucu atau bermutasi terus menerus menjelang libur Natal dan tahun baru (Nataru).

"Kita ketahui bahwa di Eropa kasus konfirmasinya hampir semuanya naik sehingga sesuai arahan Presiden kita harus berhati-hati dan waspada terutama menghadapi Nataru ini," katanya dalam konferensi pers virtual Evaluasi PPKM virtual, Senin (22/11/2021).

Menkes Budi sendiri telah melaporkan hal tersebut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa kenaikan kasus Corona di Eropa saat ini mayoritas disebabkan oleh varian Delta, anak varian Delta hingga cucunya varian Delta.

Menanggapi hal tersebut, Jokowi meminta kepada Menkes dan jajarannya untuk segera menangani hal tersebut dan bersikap waspada dalam menghadapi libur akhir tahun mendatang.

Ia meminta seluruh pihak untuk mengantisipasi munculnya gelombang ketiga pandemi Covid-19 karena tren kenaikan kasus secara global sudah terlihat di beberapa negara di Eropa.

Dilaporkan juga bahwa negara yang pernah mengalami kenaikan kasus Corona akibat varian Delta, saat ini dalam kondisi landai kasus Covid-19. Negara itu seperti India, Afrika Selatan hingga Indonesia.

"Kami juga melaporkan bahwa banyak negara yang sudah terkena varian Delta sampai sekarang masih landai contohnya India yang dulu puncaknya pernah terkena Delta sekarang masih landai sesudah 195 hari, contohnya juga Afrika Selatan pernah kena Delta juga sekarang melandai sudah 134 hari, Indonesia 124 hari, Maroko 101 hari dan Jepang 86 hari," ungkap Budi Gunadi.

Namun, Menkes menyebut ada satu negara yang pernah mengalami kenaikan kasus Corona akibat varian Delta, saat ini menunjukkan tren kenaikan kasus. Negara tersebut adalah Sri Lanka.

"Tapi kita juga melihat ada satu negara yaitu Sri Lanka yang sudah peak-nya kena Delta, sekarang sudah mulai ada kenaikan. Semua gerakan atau kejadian di negara di luar negeri ini kita pelajari dengan ketat. Lalu kita mengawasi dengan ketat dan melaporkan kepada Presiden agar membuat kita tetap waspada terutama di masa Nataru ini," pungkasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN