Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Founder Lippo Group Dr Mochtar Riady bersama dengan Rektor Universitas Pelita Harapan (UPH) Dr (HC) Jonathan L Parapak MEng Sc (kanan), dan Dosen Magister Teknik Informatika UPH I Made Murwantara SSi MKom PhD (kiri), hadir di webinar Towards Excellence in Information Technology sebagai tanda peresmian Magister Teknik Informatika UPH dengan sistem Track Master by Research yang digelar secara virtual, Tangerang, Sabtu (17/7/2021). Prodi Magister Teknik Informatika UPH menawarkan empat bidang spesialisasi yaitu; Informatika Medis, AI, Komputasi Awan dan Teknologi Blockchain, serta Data Sains. Spesialisasi tersebut akan dilaksanakan melalui dua bentuk program pendidikan (track) yaitu kelas reguler (course work) dan kelas penelitian (by research). Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah

Founder Lippo Group Dr Mochtar Riady bersama dengan Rektor Universitas Pelita Harapan (UPH) Dr (HC) Jonathan L Parapak MEng Sc (kanan), dan Dosen Magister Teknik Informatika UPH I Made Murwantara SSi MKom PhD (kiri), hadir di webinar Towards Excellence in Information Technology sebagai tanda peresmian Magister Teknik Informatika UPH dengan sistem Track Master by Research yang digelar secara virtual, Tangerang, Sabtu (17/7/2021). Prodi Magister Teknik Informatika UPH menawarkan empat bidang spesialisasi yaitu; Informatika Medis, AI, Komputasi Awan dan Teknologi Blockchain, serta Data Sains. Spesialisasi tersebut akan dilaksanakan melalui dua bentuk program pendidikan (track) yaitu kelas reguler (course work) dan kelas penelitian (by research). Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah

Mochtar Riady: Blockchain Sangat Penting untuk Perkembangan Ekonomi Masa Depan

Sabtu, 17 Juli 2021 | 22:38 WIB
Natasia Christy Wahyuni

JAKARTA, investor.id  - Universitas Pelita Harapan (UPH) membuka program studi (prodi) Magister Teknik Informatika dengan salah satu spesialisasi blockchain. Founder Lippo Group, Mochtar Riady, mengapresiasi inisiatif UPH karena blockchain kini menjadi teknologi yang sangat penting khususnya untuk mencegah pemalsuan dan meningkatkan efisiensi dalam sistem keuangan.

“Dengan blockchain, kita sudah menyaksikan bitcoin menggunakan blockchain sehingga bitcoin menjadi suatu alat pembayaran yang tidak bisa di-hack oleh siapapun juga. Ini sangat penting bagi perkembangan perekonomian dunia akan datang,” kata Mochtar dalam webinar yang digelar dalam rangka peluncuran prodi Magister Teknik Informatika UPH, Sabtu (17/7/2021).

Mochtar mengatakan teknologi blockchain bisa mencegah terjadinya pemalsuan karena barang apa pun bisa terdeteksi keasliannya, misalnya dalam menentukan keaslian suatu obat.

“Kalau pemerintah sadar bahwa blockchain ini satu-satunya teknologi yang bisa membuat atau menghindari dari pemalsuan, serta meningkatkan efisiensi. Maka jelas teknologi blockchain akan berkembang pesat di Indonesia,” ujarnya.

Mochtar mengatakan blockchain harus melibatkan banyak orang atau pihak agar semakin kuat. Dia mencontohkan pemanfaatan blockchain di Tiongkok yang menjadikan cryptocurrency untuk Renminbi. Dampaknya, peredaran mata uang Renminbi akan diawasi semua pihak sehingga menjadi transparan.

“Dalam jangka panjang Renminbi akan menjadi satu-satunya currency yang bisa dipercayai seluruh dunia. Ini adalah suatu ancaman besar bagi US dollar (dolar Amerika Serikat) karena nantinya alat pembayaran Renminbi lewat sistem blockchain bisa menggantikan peranan US dollar sebagai alat pembayaran dunia sekarang,” kata Mochtar.

Menurut Mochtar, hal terpenting untuk mendorong penetrasi blockchain di Indonesia adalah pertama, harus didorong dari pemerintah, dan kedua, dimulai dari unit-unit kecil.

“Katakan Lippo, bisnis ini, mungkin kita bisa mulai menggunakan blockchain dalam pembukuan. Di situ bisa terus berkembang. Kalau setiap grup bisnis mempunyai pandangan gini, maka perkembangan, pertumbuhan teknologi blockchain akan sangat cepat,” ujarnya.

Prodi baru Magister Teknik Informatika UPH dibuka untuk 4 spesialisasi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan industri 4.0. Keempat spesialisasi itu adalah Informatika Medis, Artificial Intelligence (AI), Komputasi Awan dan Teknologi Blockchain, serta Data Science.

Dekan Fakultas Ilmu Komputer UPH, Pujianto Yugopuspito, mengatakan prodi Magister Teknik Informatika akan memfokuskan pembelajaran untuk tujuan akademik, ilmiah, dan profesional. Namun, tetap mengutamakan pengembangan kemampuan individu dan terarah kepada teknologi informasi terkini. Pelaksanaan pembelajaran akan dilakukan dengan dua jalur yaitu mata kuliah reguler dan berbasiskan penelitian.

“Kehadiran prodi ini diharapkan bisa mempercepat, memperkuat nuansa center of excellence in informatics. Kita ingin Fakultas Ilmu Komputer menjadi pusat unggulan dalam teknologi informasi,” ujar Pujianto.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN