Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor Daily

Investor Daily

Panglima TNI Pimpin Pengangkatan Ekor Pesawat QZ8501

Kamis, 8 Januari 2015 | 08:36 WIB
ah

PANGKALAN BUN-Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kamis pagi, tiba di Lanud Iskandar Pangkalan Bun dan rencananya akan memimpin langsung pengangkatan ekor pesawat AirAsia QZ 8501 yang telah ditemukan.

"Saya akan memimpin sendiri proses pengangkatan ekor pesawat karena di dalamnya ada blackbox. Mudah-mudahan proses ini cepat selesai," katanya.

Moeldoko akan memantau proses evakuasi dan penggangkatan ekor pesawat yang saat ini sudah dilokalisir oleh Tim SAR gabungan di koordinat 03.38.39 LS dan 109.43.43 BT.

Panglima bersama rombongan dijadwalkan akan menggunakan helikopter Bell milik TNI AU dan Dauphin milik Basarnas. Panglima singgah di KRI Banda Aceh dan kapal laut Mahakarya Geo Survey (MGS) guna memantau langsung upaya pengangkatan bagian pesawat AirAsia yang diyakini menjadi tempat tersimpannya kotak hitam atau blackbox.

Meski begitu, Jenderal Moeldoko mengatakan upaya pencarian akan terhambat oleh sejumlah kendala seperti cuaca dan jarak pandang di bawah air.

"Selain itu kendala juga berasal dari peralatan pengangkatan yang hanya kuat mengangkut beban 10 ton. Saat ini kami sedang mengupayakan kapal pontoon dari Semarang," katanya.

Jika tak ada halangan, Moeldoko akan tiba di lokasi pengangkatan pukul 08.45 lantaran area pengangkatan berada pada 60 nautica mile atau sekitar 108 kilometer (km) dari Lanud Iskandar.

Sementara Kepala BMKG Lanud Iskandar Lukman Soleh mengatakan hari ini cuaca di area lokasi pengangkatan cukup kondusif.

"Tapi potensi gelombang laut masih ada di 1,25 meter sampai 1,5 meter pada pagi hingga siang hari. Sementara arus laut berada di 10 cm per detik sampai 20 cm per detik,"demikian Lukman.(ant/hrb)

Editor : herry barus (herrybarus@yahoo.com.au)

BAGIKAN