Menu
Sign in
@ Contact
Search
Gedung Bawaslu. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

Gedung Bawaslu. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

Presiden Jokowi Instruksikan Bawaslu Tegas Hadapi Pelanggar UU Pemilu

Kamis, 22 September 2022 | 15:03 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) bersikap tegas dalam proses penegakan hukum untuk mencegah terjadinya pelanggaran-pelanggaran berdasarkan ketentuan Undang-Undang (UU) Pemilu.

“Bapak Presiden meminta Bawaslu tegas dalam penegakan hukum, sehingga orang berpikir dua kali untuk melanggar ketentuan Undang-Undang Pemilu, baik ketentuan pidana, ketentuan administrasi, maupun ketentuan etika,” kata Ketua Bawaslu Rahmat Bagja usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Bawaslu Persilahkan SBY Turun Gunung Antisipasi Kecurangan Pemilu

Pada kesempatan itu, Rahmat juga meminta dukungan  Presiden Jokowi terkait beberapa hal mengenai fasilitas pengawasan dalam Pemilu. “Kami mintakan kepada Bapak Presiden, khususnya mengenai support pembiayaan dan lain-lain. Dan, sudah dipenuhi pemerintah walaupun ada beberapa hal yang masih kurang, kekurangan inilah yang kemudian kita mohonkan kembali,” kata dia.

Lebih lanjut dikatakan, Bawaslu meminta petugas keamanan dan pengawas di Tempat Pemungutan Suara (TPS)  di pulau-pulau terdepan mendapatkan kemudahan fasilitas untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak lainnya. “Juga fasilitasi teman-teman keamanan pengawas di tempat-tempat TPS, di tempat-tempat pulau terluar dan juga terjauh, sehingga bisa dikomunikasikan dengan kepolisian, Panglima TNI, dan juga aparat pemerintah daerah,” tuturnya.

Baca juga: Mendagri: Situasi Politik Boleh Panas Jelang Pemilu, ASN Harus Tetap Profesional

Selain itu, Rahmat mengundang Presiden Jokowi untuk hadir sekaligus membuka acara Global Network on Electoral Justice (GNEJ) di Denpasar, Bali yang akan digelar pada 9 Oktober 2022 mendatang. “Ini merupakan sebuah conscious bahwa perkumpulan tribunal election di seluruh dunia yang Bawaslu sekarang menjadi Presiden dari Global Network on Electoral Justice. Acara tahun ini paling besar dan semoga Pak Presiden bisa hadir untuk membuka acara tersebut,” tuturnya.

Baca juga: Bawaslu: 275 Nama Pengawas Pemilu Dicatut oleh Parpol

Lebih lanjut, Rahmat meminta dukungan kepada Presiden terkait penyediaan fasilitas BPJS untuk Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Ad Hoc. Rahmat menyebut, Presiden Jokowi akan mendukung hal tersebut. “Kami juga mohon support terhadap dukungan penyediaan fasilitas BPJS buat teman-teman Panwas Ad Hoc terutama. Pak Presiden mendukung sekali untuk hal tersebut, semoga langkah awal ini akan lebih baik lagi ke depannya,” kata Rahmat.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com