Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Putuskan Cegah Covid Lewat Pembatasan Sosial Berskala Besar

Selasa, 31 Maret 2020 | 15:48 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai kebijakan nasional untuk mengatasi pandemic korona atau Covid-19.

“Saya telah memutuskan dalam rapat kabinet bahwa opsi yang kita pilih adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Sesuai undang-undang PSBB ini ditetapkan oleh Menteri Kesehatan yang berkoordinasi dengan kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan kepala daerah,” kata Presiden dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan, Selasa (31/3/2020).

Presiden mengatakan, dasar hokum keputusan tersebut adalah UU no 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan.

Pemerintah, kata Presiden, sudah menerbitkan PP tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Keppres penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat untuk melaksanakan UU tersebut.

“Dengan PP ini semuanya jelas. Para kepala daerah saya minta tidak membuat kebijakan sendiri-sendiri yang tidak terkoordinasi. Semua kebijakan di daerah harus sesuai dengan peraturan berada dalam koridor UU dan PP serta keppres tersebut,” katanya.  

Presiden menambahkan bahwa Polri juga bisa mengambil langkah-langkah penegakan hokum yang terukur sesuai UU agar PSBB dapat berlaku secara efektif mencegah meluasnya wabah.

Lebih lanjut Presiden mengatakan bahwa Indonesia harus belajar dari Negara-negara lain tetapi Indonesia tidak bisa menirunya begitu saja karena setiap Negara mempunyai karakteristik sendiri.

“Semua Negara memiliki ciri khas masing-masing, mempunyai ciri khas masing-masing. Baik itu luas wilayah, jumlah penduduk, kedisiplinan, kondisi geografis karakter dan budaya, perekonomian masyarakatnya, kemampuan fiskalnya dan lain-lain,” ujarnya.

Oleh karena itu, Presiden menyatakan tidak bisa gegabah memutuskan sesuatu. Semua harus dikalkulasi dengan cermat. “Dan inti kebijakan kita sangat jelas. Pertama, kesehatan masyarakat adalah yang utama. Oleh sebab itu kendalikan penyebaran virus, dan obati yang terpapar,” katanya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN