Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 di Kota Pontianak.

Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 di Kota Pontianak.

Program AKI Kemenparekraf, Upaya Mendorong Akselerasi Pemulihan Ekonomi

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 06:34 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

PONTIANAK, investor.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak semua pelaku ekonomi kreatif, UMKM memiliki semangat pantang mundur, menjadi pejuang yang tidak mudah menyerah.

“Peluang selalu terbuka bagi pejuang yang tidak menyerah. Coba saja dulu. Just do it. Jika kita pantang menyerah semangat melimpah mudah mudahan rezeki juga membawa berkah,” ujar Sandiaga saat melakukan kunjungan dan melihat pameran 27 finalis Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 di Gaia Bumi Raya City, Pontianak, Kalimantan Barat belum lama ini.

Menparekraf mencontohkan UMKM brand House of Distro dari Banyumas yang omzetnya sempat turun tajam akibat pandemi, namun setelah mengikuti AKI berangsur naik. “Setelah ikut AKI omzetnya naik 20 kali lipat. Demikian pula dengan Pala Nusantara, UMKM yang setelah ikut AKI produknya dijadikan suvenir G20. Makanya tetap optimistis dan miliki harapan membuncah serta pantang mundur. Mungkin jatuh 10 kali bangkit 11-12 kali,” ujarnya.

Super Mentor AKI 2022 itu juga mendorong finalis untuk menggunakan setiap momen di AKI dengan sebaik-baiknya. “Jangan lengah. Saya ingin kita berjejaring sebanyak-banyaknya. Jangan lupa terapkan prinsip kerja 4As: Kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas,” ujarnya.

Mantan Ketua HIPMI itu memuji Pontianak memiliki kekayaan kuliner luar biasa. “Peserta pameran AKI menampilkan karya luar biasa. Saya dan Pak Gubernur Kalbar berhenti di semua booth finalis AKI, dan semua jadi Rojali (rombongan jadi beli) produk ekraf kita, jangan hanya Rohali (rombongan hanya lihat-lihat). Kita harus mensupport UMKM yang menopang ekonomi kita,” tuturnya.

Lebih lanjut Sandiaga mengatakan, AKI yang dimulai pada 2021 atas inisiatif Kemenparekraf, dibentuk sebagai upaya akselerasi pemulihan ekonomi kreatif setelah dua tahun dihantam pandemi. “Kondisi ekonomi berat sekali. Harga-harga naik, ekonomi sulit. Untuk itulah dibutuhkan akselerasi dengan bergandengan tangan untuk memulihkan ekonomi kreatif,” terangnya.

Program AKI membutuhkan hasil positif, antara lain berhasil membawa UMKM naik kelas. “Pemerataan pendapatan dirasakan peserta AKI, omzet mereka naik 30-40%. Para peserta AKI 2021 bisa bertemu investor untuk akses permodalan, kolaborasi antar UMKM dan pemangku kepentingan. Kita bisa membuka lapangan kerja, dan temukan mentor terbaik. Kesuksesan itu hadir lagi di 16 kota/kabupaten dengan digelarnya AKI 2022,” beber Sandiaga.

Dengan AKI, sebut Sandiaga, pihaknya ingin mendorong subsektor kriya, fashion, musik hingga kuliner sebagai upaya penciptaan lapangan kera. “Diharapkan AKI 2022 mampu ciptakan 1,1 juta lapangan kerja pada 2022. Dan di 2024 sebanyak 4,4 juta lapangan kerja bisa tercipta,” tuturnya. 

Sandiaga menambahkan, pihaknya akan mendorong inovasi kolaborasi adaptasi dan digitalisasi bagi pelaku UMKM. “Kita ingin produk produk UMKM on boarding ecommerce dan menjangkau lebih banyak konsumen, lebih banyak dibeli. Targetnya awal 2024 ada 30 juta UMKM yang mudah-mudahan bisa masuk ke ecommerce kita,” ujarnya.

Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 telah memasuki kota/kabupaten ke-9 yaitu, pelaksanaan pameran untuk finalis terpilih dari kota Pontianak. Program AKI 2021 berhasil meningkatkan omset pelaku ekonomi kreatif, mempertemukan mereka dengan investor, dan yang paling penting berhasil menjadi wadah untuk berkolaborasi antar pemangku kepentingan pelaku ekonomi kreatif.

Hasil positif ini membuat program Apresiasi Kreasi Indonesia hadir kembali di tahun 2022. Tahun kedua dilaksanakannya program unggulan Kemenparekraf ini dalam rangka membangkitkan kembali perekonomian masyarakat dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Selain itu, Apresiasi Kreasi Indonesia diharapkan bisa menjadi pembangkit semangat dan menjadi inspirasi para calon pelaku UMKM baru lainnya untuk berani mencoba membuka usahanya sendiri.

Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 Kota Pontianak yang dilaksanakan di Gaia Bumi Raya City, diharapkan bisa menjadi wadah promosi dan pengembangan produk untuk memaksimalkan karya yang dapat meningkatkan kreativitas juga pendapatan yang maksimal, sehingga menciptakan UMKM naik kelas.

Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 terdiri dari dua agenda utama: Bootcamp (peningkatan kapasitas) dan Pameran (menampilkan dan transaksi jual beli produk kreatif). Jarak pelaksanaan Bootcamp dan Pameran sekitar satu bulan. 

Program AKI 2022 berlangsung di 16 Kota/Kabupaten Indonesia, yang terdiri dari: Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Jambi, Cilegon, Tangerang, Tasikmalaya, Cirebon, Tegal, Yogyakarta, Sidoarjo, Jember, Banjarmasin, Pontianak, Kendari, dan Ambon.

Acara AKI 2022 tidak akan berakhir hanya sampai pameran di kota/kabupaten masing-masing. Salah satu finalis per kota akan berkesempatan untuk memiliki pengalaman pameran nasional di Pekan Puncak AKI 2022.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : -

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com