Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

Satgas: Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Setelah Lebaran

Selasa, 11 Mei 2021 | 21:51 WIB
Natasia Christy Wahyuni

JAKARTA, investor.id  - Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, menyatakan pelaksanaan program vaksinasi Gotong Royong akan dilakukan setelah Lebaran. Wiku tidak memperinci lebih lanjut mengenai teknis pelaksanaannya karena masih dalam persiapan.

“Kegiatan pelaksanaan vaksinasi Gotong Royong akan dilakukan pasca hari raya Idulfitri dan teknis pelaksanaannya sedang disiapkan,” kata WIku dalam konferensi pers virtual terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia, Selasa (11/5/2021).

Wiku menyebut pemerintah menyediakan stok 1 juta dosis vaksin Sinopharm yang akan dipakai untuk program vaksinasi Gotong Royong.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan harga vaksin dengan skema gotong royong atau mandiri sebesar Rp 500.000 per dosis. Vaksin yang digunakan adalah Sinopharm dan Cansino.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan harga vaksin gotong royong sudah ditetapkan sebesar Rp 500.000 per dosis. Harga itu ditetapkan untuk dua komponen, yaitu komponen harga vaksin senilai Rp 375.000 per dosis dan komponen penyuntikan sebesar Rp 125.000 per dosis.

“Sehingga totalnya Rp 500.000. Ini harga vaksin sudah ditetapkan,” kata Airlangga dalam keterangan pers seusai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (10/5/2021).

Airlangga mengharapkan pelaksanaan vaksinasi dengan skema gotong royong ini sudah bisa dilaksanakan pada akhir Mei 2021. Karena, vaksin yang digunakan tersebut sudah mendapatkan sertifikasi baik dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) maupun dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN