Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung Sekretariat Kabinet. Foto: setkab.go.id

Gedung Sekretariat Kabinet. Foto: setkab.go.id

Setkab Raih Dua Penghargaan Pelayanan Publik

Selasa, 9 Maret 2021 | 17:38 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Sekretariat Kabinet (Setkab) meraih dua penghargaan sekaligus dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) yang menyelenggarakan Penyampaian Apresiasi dan Hasil Evaluasi Penyelenggara Pelayanan Publik Kementerian/Lembaga (K/L) serta Penyampaian Apresiasi Penyelenggaraan Sarana Prasarana Pelayanan Publik Kelompok Rentan Tahun 2020,  di The Ballroom Hotel Ritz-Carlton, SCBD, Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Pertama, penghargaan sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik (UPPP) Kategori ‘Pelayanan Prima’ atau Predikat ‘A,’  dengan lokus pelayanan Asisten Deputi (Asdep) Bidang Penyelenggaraan Persidangan, Kedeputian Bidang Dukungan Kerja Kabinet (DKK).

Kedua, perhargaan Pembina Pelayanan Publik Kategori ‘Pelayanan Prima’ atau Predikat ‘A’ yang diberikan kepada Sekretaris Kabinet (Seskab).

Deputi DKK Thanon Arya Dewangga menyampaikan  rasa syukurnya atas capaian yang diraih. Raihan itu, lanjutnya,  adalah wujud dari komitmen seluruh elemen Setkab,  khususnya Kedeputian DKK dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Alhamdulillah, kita bisa dapat predikat ini karena komitmen teman-teman untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Dari sekian [kementerian/lembaga (K/L)] yang dinilai oleh Kementerian PANRB hanya enam yang dapat predikat ‘Pelayanan Prima’,” ujar Tahon.

Gedung Sekretariat Kabinet. Foto: setkab.go.id
Gedung Sekretariat Kabinet. Foto: setkab.go.id

Ia   mengingatkan bahwa penghargaan ini juga menjadi tantangan untuk terus dapat meningkatkan kinerja pelayanan yang diberikan.

“Saya berharap ini menjadi pelecut semangat bagi ASN [Aparatur Sipil Negara] di Kedeputian DKK dan juga di Sekretariat Kabinet agar mempertahankan dan meningkatkannya di tahun-tahun ke depan,” ujarnya.

Thanon  berharap UPPP yang menjadi lokus penilaian pelayanan publik juga berkembang, tidak hanya Asdep Bidang Penyelenggaraan Persidangan yang telah menjadi lokus selama dua tahun berturut.

“Kita sekarang,  Indeks Pelayanan Publik-nya 4,52, ke depan kita harapkan bisa ditingkatkan lagi. Hanya tahun depan saya berharap unit pelayanannya harus ganti, jangan Asdep Penyelenggara Persidangan [lagi],” kata Thanon.

Sementara itu, Asdep Penyelenggaraan Persidangan Sjahriati Rochmah mengungkapkan bahwa capaian yang diperoleh tahun ini adalah peningkatan dari capaian tahun sebelumnya.

“Sebelumnya ‘A-‘ dan sekarang ‘Pelayanan Prima’.  Oleh Kementerian PANRB kita dinilai memiliki peningkatan dan itu salah satu contoh yang baik, karena itulah Seskab [juga] diberi penghargaan ‘Pembina Pelayanan Publik’,” ujarnya.

Pelayanan Publik

Tjahjo Kumolo. Foto: IST
Tjahjo Kumolo. Foto: IST

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo meminta seluruh K/L untuk fokus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Arahan Bapak Presiden, pertumbuhan ekonomi dan keberhasilan pembangunan nasional fokus pada peningkatan pelayanan publik yang cepat, akurat, dipertanggungjawabkan, serta mempercepat proses perizinan investasi dalam rangka untuk pertumbuhan daerah. Itu yang selalu diingatkan oleh Bapak Presiden,” ujarnya.

Tjahjo menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan publik adalah indikator keberhasilan reformasi birokrasi, karena segala bentuk aktivitas penyelenggaraan negara bermuara pada pelayanan. Meski di tengah pandemi, pemerintah tetap menjalankan reformasi birokrasi sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo.

“Di tengah-tengah pandemi Covid-19 ini satu tahun, dengan kerja di rumah, arahan Bapak Presiden apapun ASN itu harus produktif, ASN itu harus profesional, ASN itu harus menerapkan disiplin protokol Kesehatan,” ujarnya.

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa dalam laporannya, pada tahun 2020, sebanyak 55 K/L menjadi lokus evaluasi pelayanan publik Kementerian PANRB.

Berdasarkan evaluasi, enam unit penyelenggara pelayanan dari enam K/L berhasil meraih kategori ‘A’ atau ‘Pelayanan Prima’. Keenam unit tersebut yaitu Direktorat Konsuler Kementerian Luar Negeri, Asisten Deputi Bidang Penyelenggaraan Persidangan Sekretariat  Kabinet, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Karanganyar Kementerian Keuangan, Pelayanan Statistik Terpadu Badan Pusat Statistik, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta Kementerian Agama, serta Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Pertanian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu,  terdapat 26 unit lainnya yang meraih predikat ‘A-‘ atau ‘Sangat Baik’. Sementara 15 unit layanan K/L mendapat nilai ‘B’, 4 K/L mendapatkan nilai ‘B-‘, serta 2 K/L mendapatkan nilai ‘C’ dan 1 K/L mendapatkan nilai ‘C-‘.

“Dengan hasil tersebut, maka perolehan IPP [Indeks Pelayanan Publik] untuk kementerian dan lembaga tahun 2020 adalah sebesar 4.0 atau termasuk pada kategori ‘Baik’. Capaian IPP ini meningkat jika dibandingkan capaian tahun 2019, yaitu sebesar 3,83,” ujar Diah.

Kementerian PANRB melakukan penilaian berdasarkan enam aspek, yaitu kebijakan, profesionalisme sumber daya manusia, sarana dan prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan, serta inovasi.

Selain memberi penghargaan kepada instansi dengan layanan terbaik, Kementerian PANRB juga mengapresiasi instansi pemerintah yang menjadi percontohan pelayanan publik ramah kaum rentan.

Sebanyak 34 unit dari 5 instansi pemerintah pusat siap menjadi unit percontohan. Instansi tersebut adalah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, dan Mahkamah Agung.

Saat ini, tercatat sekitar 21 juta penduduk Indonesia menyandang disabilitas yang membutuhkan pelayanan dasar yang ramah. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN