Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Nadiem saat menyapa siswa di SMPN 2 Kota Bandung, Jabar,  Senin (17/1/2022).

Nadiem saat menyapa siswa di SMPN 2 Kota Bandung, Jabar, Senin (17/1/2022).

Tinjau PTM di SMPN 2 Kota Bandung, Ini Pesan Nadiem  

Selasa, 18 Januari 2022 | 00:33 WIB
Fatima Bona

BANDUNG, investor.id   -  Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim meninjau  pelaksanaan pembelajaran tata muka (PTM) terbatas di  SMP Negeri 2 Kota Bandung, Jawa Barat.

Setibanya di sekolah, Mendikbudristek langsung meninjau dua ruang kelas yang tengah melaksanakan pembelajaran Bahasa Inggris dan Matematika. Kepada para siswa, Nadiem terus mengingatkan selama proses pembelajaran untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Selamat siang adik-adik. Kalian pasti senang sudah bisa kembali ke sekolah belajar bersama guru langsung di ruang kelas. Saya mohon selama belajar di kelas tetap menggunakan masker dan menjaga protokol kesehatan, agar kita tetap bisa belajar dengan aman dan nyaman,”  ujar Nadiem saat menyapa siswa di SMPN 2 Kota Bandung, Jabar,  Senin (17/1/2022).

Nadiem saat menyapa siswa di SMPN 2 Kota Bandung, Jabar,  Senin (17/1/2022).
Nadiem saat menyapa siswa di SMPN 2 Kota Bandung, Jabar, Senin (17/1/2022).

Dalam keterangan pers tertulis diterima Beritasatu.com, Nadiem menuturkan, keputusan satuan pendidikan untuk melakukan PTM terbatas secara penuh dilakukan berdasarkan penyesuaian SKB 4 Menteri mengenai penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang diterbitkan pada 21 Desember 2021.

Peraturan tersebut mengatur tentang pemantauan PTM dan perkembangan situasi pandemi Covid-19 di lingkungan satuan pendidikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Hidayat menyambut dengan baik dan mendukung pelaksanaan PTM terbatas sesuai dengan SKB 4 Menteri.

Hikmat mengatakan, Kota Bandung telah menerapkan PTM terbatas 100% dan seluruh sekolah tersebut telah memenuhi daftar periksa pelaksanaan PTM terbatas.

“Seluruh guru di Kota Bandung dan siswa usia di atas 12 tahun sudah divaksinasi, sedangkan yang berusia 6-12 tahun baru 34,2%  yang sudah divaksinasi,” ujarnya.

Hikmat menyampaikan untuk membuka seluruh satuan pendidikan di Kota Bandung, Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Satgas Covid-19 kewilayahan yaitu camat dan lurah untuk merekomendasikan sekolah yang layak melaksanakan PTM terbatas.

Ia menambahkan sebelumnya pelaksanaan PTM dilakukan secara bertahap. “Tahap pertama 330 sekolah, tahap kedua 1.677 sekolah, tahap ketiga 632 sekolah. Jadi total 2.639 sekolah yang sudah melakukan PTM terbatas,” urainya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SMPN 2 Kota Bandung Erni Kusniati menuturkan, sekolah yang dipimpinnya sudah menerapkan PTM terbatas secara penuh selama dua minggu.

Ia menambahkan, pihaknya mendapatkan dukungan dari orang tua siswa untuk membuka sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Para siswa sangat antusias untuk datang ke sekolah. Ketika masuk, anak-anak harus mencuci tangan terlebih dahulu, lalu diperiksa suhunya dan kantin sekolah tidak diperkenankan untuk dibuka. Jadi mereka membawa bekal masing-masing dari rumah,” jelasnya.

Erni menuturkan,  SMPN 2 Kota Bandung menampung 1.036 siswa yang terbagi dalam 31 rombongan belajar. Menurut Erni, selama PTM terbatas para siswa berada di sekolah selama 4,5 jam atau 6 jam pelajaran.

”Semua siswa dan 48 guru semuanya sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19,” ucapnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN