Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo

Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo

Tjahjo Kumolo Mengaku Siap Bantu Jokowi

Novy Lumanauw, Minggu, 20 Oktober 2019 | 02:49 WIB

JAKARTA, investor.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku belum ada komunikasi apa pun dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait keterlibatannya dalam Kabinet Kerja Jilid II.

“Sampai hari ini, semua menteri atau siapa pun yang akan ditunjuk untuk membantu Bapak Presiden belum ada yang tahu. Tapi secara prinsip, saya siap membantu Bapak Presiden,” kata Tjahjo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/10).

Tjahjo mengaku sebagai mantan perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan taat dan tunduk pada instruksi yang disampaikan pimpinan partai.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) itu mengaku siap ditugaskan pimpinan partai di bidang apa saja.

“Saya tetap orang partai. Saya adalah kader PDI Perjuangan, saya akan terus mengabdi sebagai seorang politisi. Ke depan, dapat tugas atau tidak, saya akan tetap membantu pemerintahan Pak Jokowi, baik sebagai pribadi,” kata Tjahjo.

Disebutkan, jika nantinya dibebastugaskan, akan memilih menjadi pengamat politik karena tidak mempunyai pengalaman sebagai pengusaha.

“Saya tidak punya pengalaman sebagai pengusaha, paling saya akan menjadi pengamat politik saja, seandainya tidak mendapat tugas. itu saja,” katanya.

Ritme Jokowi

Dalam kesempatan itu, Tjahjo Kumolo juga mengaku bangga atas kemampuannya mengikuti ritme kerja Presiden Jokowi, selama lima tahun.

“Syukur alhamdulillah, selama lima tahun ini saya bisa mengikuti ritme kerja Pak Jokowi dan Pak JK sebagai pimpinan saya,” kata Tjahjo.

Tjahjo yang dikenal sebagai politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dilantik sebagai menteri dalam negeri Kabinet Kerja pada 27 Oktober 2014. Ia mengaku selama lima tahun menjadi pembantu dekat Presiden Jokowi, tidak pernah sakit, apalagi sakit parah.

“Paling saya mengalami sakit flu. Saya juga berterima kasih ditambah jabatan lagi sebagai Plt Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Kepala Badan Perbatasan, dan Wakil Ketua Kompolnas dari Kemendagri. Itu saya kerjakan selama lima tahun, alhamdulillah berjalan dengan baik,” kata Tjahjo.

Tjahjo secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah memberikan tugas untuk membantunya selama lima tahun.

Sebagai orang partai, Tjahjo juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang selama ini memberikan dukungan sebagai petugas partai di lembaga eksekutif.

“Jadi lima tahun. Genap hampir 35 tahun sebagai pejabat tinggi. Karena saya enam kali sebagai anggota DPR RI. Sebagai Mendagri,  kalau Presiden Jokowi menelepon saya, itu pasti cukup gelagapan. Apa nih yang akan ditanyakan. Bisa pagi hari dan bisa juga malam hari,” kata Tjahjo.

Menurut dia, Presiden Jokowi jarang memanggilnya  ke Istana, karena lebih  sering menanyakan tugas-tugasnya melalui sambungan telepon.

“Bapak Presiden sering menanyakan tugas dan masalah. Dan,  saya selalu lapor. Saya paling sedih kalau harus menyampaikan ke Bapak Wapres atau Bapak Presiden kalau ada mitra kami kepala daerah yang terkena operasi tangkap tangan KPK,” jelas Tjahjo.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA