Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sentra vaksinasi bersama BUMN bagi lansia. Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Sentra vaksinasi bersama BUMN bagi lansia. Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Vaksinasi Covid-19 untuk Kelompok Prioritas di Jakarta Sudah Capai 1,6 Juta

Minggu, 18 April 2021 | 22:49 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id  – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan vaksinasi Covid-19 secara masif kepada kelompok prioritas penerima vaksin, yakni tenaga kesehatan, lansia dan pelayan publik. Hingga saat ini, vaksinasi sudah mencapai 1,6 juta orang atau 54,7%.

“Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 untuk tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik sebanyak 3.000.689 orang. Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 1.641.932 orang atau 54,7% dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 849.048 orang atau 28,3%,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam keterangannya, Minggu (18/4/2021).

Dwi kemudian merincikan, untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 125.188 orang dan vaksinasi dosis 2 mencakup 109.105 orang dengan target vaksinasi untuk tenaga kesehatan sebanyak 112.301 orang. Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 549.011 orang dan vaksinasi dosis 2 mencakup 278.295 orang, dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang.

“Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 967.733 orang dan vaksinasi dosis 2 mencakup 461.648 orang dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang,” ungkap Dwi.

Terkait perkembangan kasus Covid-19, lanjut Dwi, hingga saat ini telah dilakukan tes PCR sebanyak 8.437 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 6.749 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 950 positif dan 5.799 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 3.001 orang dites, dengan hasil 88 positif dan 2.913 negatif.

“Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 339.762. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 67.211. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 29 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 6.924 (orang yang masih dirawat/ isolasi),” tutur Dwi.

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi positif secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 399.075 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 385.615 dengan tingkat kesembuhan 96,6%, dan total 6.536 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%. 

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,6%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN