Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ahmad Riza Patria. Sumber; BSTV

Ahmad Riza Patria. Sumber; BSTV

Wagub DKI Pastikan Pemprov Jalankan Arahan Menko Luhut

Rabu, 16 Desember 2020 | 05:23 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang akrab disapa Ariza mengatakan pihaknya akan menjalankan arahan-arahan dari Menko Kemaritiman dan In vestasi (Marves) sekaligus Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Luhut B Pandjaitan.

Menurut Ariza, arahan tersebut mempunyai tujuan yang baik untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pada liburan Natal Ta hun 2020 dan Tahun Baru 2021.

“Ya, kami tentu mendukung kebijakan Pak Menko. Kami di Pemprov DKI Jakarta minta semua WFH juga diatur dan di batasi,” ujar Ariza di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Selasa (15/12).

Ariza mengatakan, pembatasan jumlah aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan yang bekerja di kantor dan perusahaan sudah dilakukan Pemprov DKI Jakarta selama pandemi Covid-19. Pemprov DKI sudah menerbitkan banyak peraturan, melakukan so sialisasi dan penindakan terhadap pelanggaran atas aturan yang dibuat khususnya aturan protokol kesehatan.

“Kami minta seluruhnya pa tuh dan kami akan meningkatkan lagi operasi yustisi khususnya menyambut Tahun Baru. Kita tahu masa liburan selama ini menimbulkan pening katan Covid-19 karena itu kita telah mengantisipasi dan menyiapkan berbagai rencana aksi dan harus didukung masyarakat,” tandas dia.

Ariza mengaku, selain dengan pemerintah pusat, Pemprov DKI juga sudah mela kukan rapat internal dan ko ordinasi dengan Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya dan seluruh jajaran Forkompinda untuk mengantisipasi libur pan jang akhir tahun 2020. Pihaknya sepakat untuk meniadakan perayaan-perayaan dalam rangka menyambut Tahun Baru 2021.

Sebelumnya, Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) sekaligus Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Luhut B Pandjaitan meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengetatkan kebijakan bekerja dari rumah (work from home) hingga 75%.

Mekanisme Kerja ASN

PSBB Transisi Jakarta kembali diperpanjang. Foto: SP/Joanito De Saojoao
PSBB Transisi Jakarta kembali diperpanjang. Foto ilustrasi: SP/Joanito De Saojoao

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang merumuskan kebijakan yang mengatur mekanisme kerja ASN menjelang Natal dan Tahun Baru. Salah satunya, bakal memberlakukan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sebesar 75% dan work from office (WFO) sebesar 25%.

Hal ini sesuai arahan yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam rapat Koordinasi virtual Penanganan Covid-19 secara virtual pada Senin (14/12).

Arahan ini untuk mencegah dan mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta pada akhir 2020.

"Sesuai arahan Pak Luhut, kami akan menyesuaikan, kami sedang merevisi surat edaran tentang jam kerja ASN dengan porsi WFH menjadi 75% dan WFO 25%," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah atau BKD, Chaidir, Selasa (15/12).

Saat ini, kata Chaidir, Pemprov DKI Jakarta masih memberlakukan 50% WFH dan 50% WFO. Untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19, maka ke bijakan tersebut akan disesuaikan menjadi 75% WFH dan 25% WFO.

"Tanggal mulai ditetapkan sesuai arahan Pak Luhut demikian berlakunya, 18 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021," ungkap Chaidir. (b1)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN