Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mitsubishi New Xpander di proving ground Bridgestone, Karawang, Jawa Barat. (ist)

Mitsubishi New Xpander di proving ground Bridgestone, Karawang, Jawa Barat. (ist)

Mitsubishi Xpander Tetap Menarik, kendati Tak Lagi Dapat Insentif PPnBM

Kamis, 27 Januari 2022 | 18:52 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Pemerintah menghentikan insentif pajak penjualan atas barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM-DTP) mobil bermesin di bawah 1,5 liter, dengan harga di atas Rp 250 juta. Sontak hal ini membuat harga beberapa mobil, seperti Mitsubishi New Xpander kembali ke level normal.

Kendati begitu, banyak faktor yang membuat konsumen tetap tertarik dengan New Xpander, yang bermain di segmen kendaraan multiguna bawah (low multipurpose vehicle/LMPV). Contohnya, desain eksterior Xpander lebih keren dan futuristis, kemudian suspensi baru yang jauh lebih nyaman, fitur hiburan yang lebih baik, total cost ownership yang lebih murah, dan harga jual kembali (resale value) yang lebih tinggi.

Tetsuro Tsuchida, direktur divisi penjualan dan pasaran PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) percaya, produk Mitsubishi selalu value for money atau harganya sesuai nilai yang didapatkan. Mitsubishi selaku menyajikan produk terbaik untuk konsumen.

“Memang, produk kompetitor memiliki lebih banyak varian dibandingkan Xpander. Harganya juga lebih murah dari Xpander. Akan tetapi, fitur yang dimiliki kompetitor berbeda dari Xpander,” tegas dia.

Dia memastikan, dalam mengembangkan produk, Mitsubishi selalu selalu melakukan penelitian dan segmentasi. Ini diterapkan ke Xpander, sehingga mobil ini merupakan produk yang sangat matang dan menjadi kendaraan yang memenuhi harapan konsumen. “New Xpander, dengan fitur-fitur terbaik di kelasnya, ongkos kepemilikan, layanan purnajual, dan harga jual kembali terbaik,” tegas dia.

Sebelumnya, pemerintah akan melanjutkan fasilitas PPnBM-DTP 100% untuk pembelian mobil segmen low cost green car (LCGC) dengan harga di bawah Rp 200 juta selama kuartal I-2022. Artinya, PPnBM 3% LCGC akan ditanggung pemerintah selama periode itu.

Selanjutnya, pemerintah akan menanggung PPnBM LCGC sebesar 2% pada kuartal II, 1% pada kuartal III. Pada kuartal IV-2022, tarif PPnBM LCGC akan kembali normal.

Adapun untuk kendaraan dengan harga Rp 200-250 juta dengan tarif PPnBM 15%, pemerintah akan menanggung 50% pajak sampai kuartal I-2022, sehingga masyarakat membayar 7,5%. Lalu, kuartal berikutnya, masyarakat akan membayar secara penuh.

Berdasarkan penelusuran Investor Daily, harga Mitsubishi Xpander naik berkisar Rp 21-27 juta menjadi Rp 249,93-299,77 juta, sedangkan Xpander Cross Rp 26-28 juta menjadi Rp 294-320 juta. Dengan demikian, hanya ada satu varian Xpander yang mendapatkan diskon PPnBM 50% kuartal I, yakni GLS MT.


 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN