Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mobil tanpa supir mengaspal di Tangerang, Banten. (ist)

Mobil tanpa supir mengaspal di Tangerang, Banten. (ist)

Mantap, Mobil Tanpa Supir Sudah Mengaspal di Tangerang   

Jumat, 20 Mei 2022 | 20:36 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memperkenalkan autonomous vehicle atau mobil otonom pertama di Indonesia. Zaki mengaku baru kali pertama menjajal mobil tanpa supir yang akan beroperasi di Kabupaten Tangerang itu, 

"Pengalaman saya naik mobil ini barusan, semuanya aman. Kecepatan juga aman, tidak terlalu cepat, maksimal 20 km/jam dan dilengkapi dengan sabuk pengaman. Jadi aman dan nyaman berada di dalam mobil ini," kata dia usai mencoba mobil tanpa awak, seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (20/5/2022).

Zaki mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya dan Kepala Badan Otorita Ibukota Baru IKN Bambang Susantono dalam rangka peresmian sekaligus peluncuran mobil autonomous vehicle pertama di Indonesia yang baru ada di Kabupaten Tangerang, Banten, tepatnya di kawasan BSD City. Peluncuran mobil ini digelar di QBig BSD City Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang, Jumat (20/5/22).

Zaki mengatakan, mobil tanpa awak merupakan inovasi dan kemajuan teknologi. Ke depan, mobil ini akan menyederhanakan sistem transportasi terutama untuk di kawasan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

"Tentu kami sangat mendukung dan memberikan semangat kepada BSD City, Sinarmas Land, untuk meningkatkan lagi potensi layanan masyarakat yang lebih ramah lingkungan. Mobil tenaga listrik ataupun sistem transportasi yang terintegrasi dengan digitalisasi akan memudahkan dan menguntungkan masyarakat," terang dia.

Menurut Zaki, untuk sementara, pengoperasian mobil otonom ini hanya di kota-kota satelit dahulu, karena diperlukan infrastruktur, seperti titik-titik GPS dan jalan khusus. Belum lagi masalah sensor mobil yang sangat sensitif.

“Kalau di jalan umum terbuka, mungkin masih lama, kemungkinan kita baru bisa operasikan di jalan umum sekitar 5-10 tahun ke depan',” kata dia.

Sementara itu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengatakan pemerintah sedang menggodok aturan mengenai penggunaan kendaraan otonom atau tanpa pengemudi di Indonesia. Regulasi tersebut rencananya akan rampung tahun ini. “Kita sedang tahap finalisasi, tahun ini selesai,” kata Budi.

Budi mengatakan, perkembangan industri otomotif saat ini sangat pesat. Pemerintah berupaya mendukung perkembangan industri tersebut, baik infrastruktur maupun regulasinya.

"Pemerintah juga berkolaborasi dengan swasta untuk memberikan kesempatan bagi perkembangan teknologi kendaraan listrik otonom. Kendaraan tanpa pengemudi ini juga selanjutnya akan menjadi tulang punggung transportasi di IKN Nusantara", kata Budi.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN