Menu
Sign in
@ Contact
Search
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik tujuh anggota komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan lima anggota komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik tujuh anggota komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan lima anggota komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)

Bawaslu Persilahkan SBY Turun Gunung Antisipasi Kecurangan Pemilu

Kamis, 22 September 2022 | 14:24 WIB
Yustinus Paat (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mempersilahkan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk turun gunung memastikan penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 berlangsung jujur dan adil.

Baca juga: Bawaslu: 275 Nama Pengawas Pemilu Dicatut oleh Parpol

Tidak ada larangan bagi siapapun untuk terlibat dalam upaya-upaya mewujudkan pemilu yang adil dan jujur. "Semua turun gunung nggak ada masalah, mau Pak SBY, sebelum Pak SBY, Bu Mega mungkin sudah turun gunung atau yang lain para politisi silakan turun gunung memastikan penyelenggaraan demokrasi kita lebih baik untuk menegakkan keadilan," ujar Bagja usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Bawaslu, kata Bagja, telah menyediakan berbagai instrumen pengawasan untuk mencegah dan menindak pelanggaran pemilu, termasuk kecurangan pemilu. "Kami antisipasi pasti, kehadiran kami itu untuk mengantisipasi kecurangan," tandas Bagja.

Baca juga: Jokowi: KPU dan Bawaslu Segera Tancap Gas

Sebelumnya, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan kesiapannya turun gunung karena adanya tanda-tanda kecurangan pada Pemilu 2024. Menurut SBY, ada upaya untuk mengatur Pilpres hanya diikuti oleh dua pasangan capres-cawapres.

Hal ini disampaikan SBY dalam video yang diunggah akun Tiktok @pdemokrat.sumut sebagaimana dikutip Beritasatu.com, Sabtu (17/9/2022). Video tersebut kemungkinan besar diambil pada saat acara Rapimnas Partai Demokrat di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis-Jumat (15-16 September 2022).

Baca juga: SBY Tuding Pemilu 2024 Tidak Jujur, Perludem: Perlu Penjelasan Berbasis Data

"Para kader, mengapa saya harus turun gunung menghadapi Pemilihan Umum 2024 mendatang? Saya mendengar, mengetahui, bahwa ada tanda-tanda Pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil," ujar SBY.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com