Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Cikarang Berpotensi Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus

Selasa, 12 Desember 2017 | 07:54 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

CIKARANG – Keberhasilan pembangunan di bidang ekonomi memerlukan perencanaan yang tepat dan akurat. Karena itu, pemerintah terus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru ekonomi di Indonesia.

 

Saat ini, Pemerintah telah menetapkan pembangunan dan pengembangan 12 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di seluruh Indonesia. Realisasi komitmen investasi ini nilainya mencapai lebih dari Rp 200 triliun hingga akhir 2017.

 

Salah satunya yang diprediksi akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berada di Cikarang. Kawasan Cikarang ini dibentuk menjadi KEK bertujuan agar potensi investasi, ekspor, dan perdagangan di wilayah tersebut lebih optimal.

 

Kawasan Cikarang yang ditopang tujuh kawasan industri terbesar di Indonesia, memiliki potensi yang besar menjadi zona ekonomi khusus. Sebab, di kawasan industri ini setiap tahunnya diproduksi jutaan produk seperti elektronik, farmasi, perabotan rumah tangga hingga produk otomotif. Jumlah perusahaan yang berada di Cikarang juga tak sedikit, mencapai 4.000 perusahaan dari 35 negara.

 

Banyaknya perusahaan yang menanam modal, menjadikan ekonomi Cikarang semakin meningkat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) seperti yang dilansir BPS.go.id, menunjukan nilai ekspor Indonesia Oktober 2017 mencapai US$ 15,09 miliar atau meningkat 3,62 persen dibanding ekspor September 2017.

 

Sementara dibanding Oktober 2016 meningkat 18,39 persen. Provinsi Jawa Barat, yang terdapat kawasan Cikarang, menurut data BPS juga mengalami pertumbuhan ekonomi sebanyak 5,25 persen pada Triwulan I- 2017 dibanding triwulan I-2016 yang didukung oleh semua lapangan usaha.

 

Basis ekonomi Cikarang semakin menguat karena terdapat rencana pemerintah membangun infrastruktur pelabuhan dan bandara di Subang dinilai akan ikut mendorong geliat ekonomi di sekitar kawasan industri di Cikarang dan sekitarnya.

 

Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Pandjaitan sperti dilansir dari Tribunnews.com mengatakan rencana pemerintah membentuk kawasan ekonomi khusus di Bekasi Cikarang guna membantu memaksimalkan pusat kawasan ekonomi terintegrasi antara Jakarta dengan Jawa Barat melalui sejumlah fasilitas infrastruktur yang tengah dibangun pemerintah, yaitu bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban dan Kereta Cepat Jakarta Bandung.

 

Cikarang tepat dijadikan ekonomi khusus karena memiliki keunggulan geoekonomi dan geostrategic wilayah, sehingga kawasan ini tepat dijadikan peluang usaha untuk berinvestasi.

 

Hingga kini, pemerintah telah menetapkan 12 KEK yang terdiri dari delapan KEK manufaktur dan empat KEK pariwisata. Pembangunan KEK saat ini diantaranya berada di Maloy Batuta Trans Kalimantan, Sorong, Tanjung Lesung, dan Tanjung Api- Api. Pemerintah menargetkan 25 wilayah sebagai KEK hingga 2019. (*)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN