Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
akr corporindo

akr corporindo

Prospek Membaik, Target Harga Saham AKRA Dinaikkan ke Rp 4.000

Senin, 5 April 2021 | 08:38 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) direkomendasikan beli dengan target harga direvisi naik menjadi Rp 4.000. Target harga tersebut menggambarkan keberhasilan perseroan mencetak peningkatan kinerja keuangan tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19 dan didukung tren prospek pertumbuhan seluruh segmen bisnis, khususnya penjualan lahan industri.

Demikian penjelasan Analis Samuel Sekuritas Ahmad Fadillah Raflianda dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, akhir pekan lalu. Target tersebut juga mempertimbangkan proyeksi kenaikan laba bersih perseroan menjadi Rp 1,01 triliun tahun ini, dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 925 miliar. Pendapatan juga diperkirakan meningkat menjadi Rp 22,54 triliun, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 17,71 triliun.

Analis Samuel Sekuritas Ahmad Fadillah Raflianda mengatakan, realisasi keuntungan perseroan tahun lalu merefleksikan 112,7% dari konsensus analis. Peningkatan laba bersih juga didukung atas keberhasilan perseroan memangkas utang sebesar -32.3% setelah ada penurunan utang usaha sebesar -28.4% sejalan dengan menurunnya rata-rata harga minyak.

Penurunan beban keuangan membuat peningkatan margin keuntungan bersih perseroan mencapai 193bps menjadi 5,2% pada 2020. Kami juga optimis kinerja segmen bahan kimia dasar akan membaik, sejalan dengan peningkatan rata-rata harga jual hingga stabil di level Rp 2,500/kg serta adanya JV AKR-Petronas yang ditargetkan mulai beroperasi April 2021,” terangnya.

Bahkan, manajemen optimis kontribusi kawasan industri (JIIPE) terhadap laba kotor akan mencapai 23% pada 2023. Secara segmen, margin kotor (GPM) terbesar tahun lalu dihasilkan oleh pendapatan kawasan industri (37,4%, distribusi 8.2%). Di sisi lain, status KEK untuk JIIPE berpeluang rampung pada April 2021 dan AKRA telah mengamankan penjualan lahan sebesar 14 hektare atau setara dengan 40% dari target 2021.

“Penjualan ini akan berdampak terhadap kinerja keuangan kuartal I-2021, sehingga kami optimis terhadap prospek AKR Corporindo ke depan,” terangnya.


 


 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN