Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kabalitbang SDM Kemkominfo Hary Budiarto. (Dok Kemkominfo)

Kabalitbang SDM Kemkominfo Hary Budiarto. (Dok Kemkominfo)

Kemkominfo Targetkan Latih 50 Ribu Talenta Digital di Lima Kota

Minggu, 20 Juni 2021 | 21:29 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menargetkan untuk melatih 50 ribu talenta digital di lima kota di Tanah Air pada 2021, yakni Denpasar, Makassar, Medan, Semarang, dan Solo.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Kabalitbang SDM) Kemkominfo Hary Budiarto mengatakan, pelatihan itu ditujukan bagi masyarakat, terutama para pelaku UMKM, lulusan pendidikan tinggi, profesional, dan aparatur sipil negara.

“Program ini sesuai arahan Presiden Jokowi, bagaimana Indonesia harus masuk ke transformasi digital.  Ada arahan hilirisasi ekonomi digital di Indonesia dan Kemkominfo menyiapkan program akselerasi,” ujar Harry, dalam pembukaan TalenTalks Event Aga Kareba, dari Makassar, Sulawesi Selatan, seperti dikutip Minggu (20/6).

Kabalitbang SDM Kemkominfo memerinci, lima kota yang akan menjadi lokasi pelatihan tahun ini, antara lain Kota Denpasar, Makassar, Medan, Semarang, dan Solo, sebagai percontohan.

“Kita canangkan lima kota bisa sebagai contoh. Nanti, kota lain akan dilakukan tahun berikutnya, sekitar 20 kota per tahun agar bisa mengkaselerasi masyarakat Indonesia masuk ke dunia digital, merata ke seluruh Indonesia,” tuturnya.

Hary menyampaikan, upaya akselerasi digital di lima kota tersebut juga dilatari dengan hasil Program Digital Talent Scholarship (DTS) selama dua tahun terakhir  yang belum optimal menjangkau seluruh masyarakat Indonesia, terutama di kawasan Indonesia Timur. 

“Dari data statistik, peserta Program DTS kebanyakan masih berasal dari Jawa dan Sumatera. Agar lebih merata menjangkau masyarakat Indonesia, Kemkominfo mengambil langkah melakukan pelatihan kepada masyarakat secara langsung, yang kita awali dengan lima kota ini,” ungkap dia.

Selain itu, Kabalitbang SDM Kemkominfo menilai, pelibatan pemerintah daerah dan pengusaha lokal menjadi kunci dalam mempercepat penciptaan talenta digital yang akan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

"Kami juga melibatkan pemerintah daerah, perguruan tinggi, pengusaha lokal agar bisa mendukung pengembangan ekonomi digital di setiap wilayah Indonesia," imbuhnya. 

Juni-Desember

Menurut Hary, mulai Juni sampai Desember tahun 2021, Kemkominfo menargetkan bisa melatih komunitas digital, masyarakat profesional, dan petugas pelayanan publik pemerintah. Pemilihan sasaran itu sebagai kontribusi Kemkominfo dalam akselerasi untuk mendukung hilirisasi ekonomi digital. 

“Target kita di setiap kota bisa melatih 6.500 ibu rumah tangga, pegiat Karang Taruna dan masyarakat umum. Kemudian, 3.000 orang alumni perguruan tinggi dan profesional untuk up dan re-skilling, serta 500 pimpinan ASN beserta perangkat pemerintah,” jelasnya.

Beberapa tema pelatihan yang bisa dipilih untuk ASN antara lain Digital Leadership, Cyber Security, Office Administration, dan Jaringan Komputer.

Adapun untuk lulusan pendidikan tinggi, tema pelatihan terdiri atas Data Science, Cloud Computing, dan Artficial Intelligence. Sementara itu, untuk ibu rumah tangga dan masyarakat umum dilatih Kewirausahaan Digital, Digital Marketing, dan Chat Bot.

 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN