Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Nokia Pamerkan Teknologi 5G Tercanggih untuk Pasar Indonesia

Selasa, 4 September 2018 | 21:48 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA – Nokia, perusahaan global dalam inovasi teknologi mendemonstrasikan serangkaian teknologi 5G termutakhir yang dirancang untuk memadukan keahlian terunggul dengan potensi pasar besar di tengah pembangunan infrastruktur komunikasi Indonesia.

Beberapa di antaranya dipamerkan ke para peserta Nokia 5G Innovation Day di Jakarta. Nokia sangat antusias menghadirkan ekosistem 5G yang lengkap dan tangguh, sehingga Indonesia bisa terus maju sebagai salah satu negara dengan perekonomian digital terbesar di kawasan Asia Tenggara di tahun-tahun mendatang.

“Teknologi terbaru yang dikombinasikan keahlian kelas dunia menjadikan kami partner yang ideal untuk operator di Indonesia. Khususnya yang ingin mengembangkan dan menempatkan solusi guna mempercepat masa depan digital untuk negara ini serta menggenjot penerapan Industri 4.0. Khususnya ekosistem 5G kami, memiliki potensi yang luar biasa untuk membuat kehidupan sehari-hari rakyat Indonesia menjadi lebih baik,” kata Presiden Direktur, Nokia Indonesia Robert Cattanach di Jakarta, Selasa (4/9).

Indonesia, kata dia terus meningkatkan taraf hidup masyarakatnya melalui teknologi dan serangkaian agenda untuk menjalankan roadmap industri Indonesia 4.0, menjadi salah satu pasar yang diprioritaskan Nokia.

“Nokia telah menetapkan target untuk mempercepat masa depan digital di negara ini dan memberikan manfaat berupa peningkatan kualitas kehidupan warga melalui teknologi yang inovatif,” katanya.

Dia menjelaskan, demo yang ditampilkan jaringan Berbasis Kecerdasan Buatan (artificial intelligence/AI). Demo ini menggambarkan kemampuan kognitif yang didistribusikan ke base transceiver stations (BTS). Pengguna bisa merasakan kualitasnya secara real time, mengambil langkah penting, serta belajar bagaimana mengoptimalisasi data dari dunia nyata.

Machine learning disematkan ke bagian non-real time (NRT) dalam BTS, lalu mengumpulkan ilmu dari setiap peristiwa di jaringan, memetakan kualitas secara cerdas untuk pengguna dan merekomendasikan tindakan-tindakan kritis. Fitur baru ini memungkinkan jaringan kognitif secara otonom mempelajari keputusan optimalisasi data live pada skala waktu yang melebihi kemampuan manusia. Lalu mengerucutkan masalah terpenting guna meningkatkan pengalaman pelanggan.

Manfaat bagi konsumen mengurangi kerumitan troubleshooting dan optimalisasi, mengoptimalkan jaringan dengan lebih cepat dan lebih akurat, memastikan konsistensi pengalaman pelanggan, dan emampuan mendukung layanan baru guna meningkatkan pendapatan

Sedangkan sistem produksi 5G yang tactile, lanjut dia, demo ini menampilkan peningkatan teleoperation melalui tactile dan force feedback melalui mobile edge computing (MEC). Ini menjawab tantangan komputasi sensor dan sinkronisasi antar video, tactile, force feedback, dan prioritas. Pengguna bisa merasakan pengalaman ‘touch and feel’ berbagai materi melalui lengan mekanik yang dikendalikan dari jarak jauh.

Manfaat bagi konsumen memungkinkan lingkungan produksi yang aman dan efisien menggunakan internet tactile, menawarkan layanan teleoperation kepada pelanggan baru operator, meningkatkan produktivitas dan keamanan dengan mengaktifkan robot mobile yang bisa dikendalikan dari jarak jauh menggunakan tactile dan force feedback, untuk menangani bahan berbahaya. Selain itu, memungkinkan penyedia layanan untuk mengatasi masalah vertikal (Industri 4.0, telemedis) dan layanan konsumen tingkat lanjut (ritel)

Untuk Slicing jaringan 5G, sambung dia, demo ini menunjukkan slicing jaringan 5G Nokia, didukung kemampuan jaringan yang bisa diprogram dan kecerdasan buatan untuk digitalisasi otomotif. Selain menampilkan ko-eksistensi slice end-to-end (e2e) dan manajemen siklus produk (lifecycle management), termasuk instantiation slice baru.

Manfaat bagi konsumen diantaranya menambah pengalaman end user seperti infotainmen dan kemudi otomatis.

Selain itu, meningkatkan keselamatan, memungkinkan industri vertikal menerapkan layanan yang dibuat khusus secara cepat dengan persyaratan ketat yang mengubah seluruh model bisnis, menyediakan sumber pendapatan baru bagi operator dengan beralih dari layanan pasar massal ke solusi industri vertikal yang disesuaikan. Selanjutnya menciptakan model bisnis bar, dan mempercepat waktu ke pasar untuk operator dan industri vertikal. (is)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN