Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
menara telekomunikasi

menara telekomunikasi

Operator Terus Pulihkan Jaringan di Jabodetabek

Emanuel Kure, Kamis, 2 Januari 2020 | 21:17 WIB

JAKARTA, investor.id - Operator telekomunikasi terus berupaya untuk memulihkan 100% layanan dan jaringan telekomunikasinya, terutama di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang terdampak akibat bencana banjir di sejumlah titik. Namun, secara umum, sebagian besar layanan di wilayah tersebut masih cukup bagus.

Musibah hujan dan banjir yang menerjang wilayah Jabodetabek menyebabkan layanan telekomunikasi masih mengalami gangguan. Banjir yang mulai terjadi sejak Rabu (1/1) telah menyebabkan sejumlah base tranceiver station (BTS) seluler milik operator terganggu karena pemutusan aliran listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk keamanan masyarakat. Kondisi tersebut masih berlangsung hingga Kamis (2/1) sore.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, sampai hari Rabu (1/1), atau malam Tahun Baru 2020, secara keseluruhan, atau pelanggan di wilayah Jabodetabek masih bisa menggunakan layanan seluler untuk berkomunikasi.

Beberapa menara BTS yang mati karena aliran listrik diputus PLN berusaha diatasi oleh operator dengan mengerahkan dukungan daya bergerak (mobile backup power), atau genset portabel ke lokasi yang mengalami gangguan.

“Pada hari Kamis pagi, tanggal 2 Januari 2020, layanan telekomunikasi kembali terganggu karena back up power tersebut hanya bertahan beberapa jam saja. Operator seluler mengalami kendala untuk mengakses lokasi-lokasi yang BTS-nya down karena masih ada banjir,” ungkap Johnny, dalam keterangannya, Kamis (2/1) sore.

Dia menegaskan, pihaknya akan terus memantau (monitoring) terhadap jaringan telekomunikasi dan meminta operator seluler untuk mengerahkan segala upaya untuk melakukan pemulihan secepatnya terhadap BTS yang mati (down).

“Harapannya, BTS dapat berfungsi kembali secara normal meskipun PLN masih memutuskan jaringan listrik dikarenakan kondisi memang masih belum aman,” ujar Johnny.

Laporan Operator

Sementara itu, dalam data yang dirangkum oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), operator telekomunikasi Telkomsel melaporkan jaringannya masih bisa melayani pelanggan di wilayah Jabodetabek.

Tetapi, Telkomsel juga mengakui ada beberapa menara BTS (site) yang mati (down) dengan wilayah tersebar di Jabodetabek akibat tidak tersedianya pasokan daya (supply power) dikarenakan pemadaman oleh PLN.

“Saat ini, tim network Telkomsel masih berupaya dan fokus untuk recovery site-site yang down dengan mendistribusikan mobile backup power (MBP) agar bisa segera memberikan service kembali,” ungkap Telkomsel.

Sementara itu, secara keseluruhan, jaringan XL Axiata juga masih relatif aman dan pelanggan masih bisa menggunakan layanan. Meskipun diakuinya, ada beberapa BTS yang terdampak karena padamnya suplai listrik di area-area yang masih dilanda banjir.

“Saat ini, tim teknis di lapangan terus berupaya menyediakan supply listrik melalui genset untuk memastikan BTS tetap bisa beroperasi dan melayani akses telekomunikasi,” tutur XL-Axiata.

Hal yang sama juga dialami oleh operator Hutchison 3 (Tree). Namun, Tree menegaskan, secara keseluruhan, jaringannya masih bisa melayani masyarakat meskipun terdapat beberapa site BTS yang mati akibat pemadaman listik dari PLN.

“Untuk antisipasinya, tim operation memobilisasi portabel genset,” ungkap Hutchison 3.

Smartfren juga terus mengerahkan tim teknisnya untuk memantau situasi di lapangan serta berupaya melakukan backup BTS dengan mobilisasi genset. Sedangkan operator Sampoerna Telecom (Net1) memastikan bahwa jaringannya aman dan tidak ada yang terganggu.

Tetapi, Net1 tetap mengerahkan genset ke menara-menara BTS yang megalami mati listrik untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut. “Mengerahkan genset di site yang PLN-nya mati,” tutur Sampoerna Telecom.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA