Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Schneider Electric manfaatkan layanan 5G Telkomsel untuk pabriknya di Batam. (IST)

Schneider Electric manfaatkan layanan 5G Telkomsel untuk pabriknya di Batam. (IST)

Schneider Manfaatkan Layanan 5G Telkomsel untuk Industrinya

Selasa, 15 Juni 2021 | 21:06 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Telkomsel dan Schneider Electric bekerja sama untuk mempercepat transformasi digital dan Industri 4.0 menggunakan layanan 5G. Hal ini ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman oleh keduanya yang dilaksanakan bersamaan dengan peluncuran 5G di Kota Batam pada 7 Juni 2021.

Keduanya bersepakat bekerja sama dalam pelaksanaan 5G trial joint collaboration di pabrik Schenider Electric di Batam. Setelah resmi menjadi The First 5G Operator in Indonesia, Telkomsel terus bergerak membuka potensi masa depan yang tak terbatas bagi Indonesia melalui pemanfaatan jaringan 5G.

“Kerja sama ini merupakan pemanfaatan layanan teknologi 5G pertama untuk dunia industri di Indonesia,” ujar Senior Vice President Enterprise Account Management Telkomsel Dharma Simorangkir, Selasa (15/6).

Menurut dia, upaya kolaboratif tersebut menjadi bukti nyata komitmen Telkomsel dalam menghadirkan ekosistem layanan 5G yang tepat guna dengan menggandeng para pemangku kepentingan, terutama pelaku di industri.

“Kami akan terus membuka ruang kolaborasi yang sebesar-besarnya bagi para pelaku industri lainnya yang ingin memanfaatkan solusi berbasis teknologi 5G untuk mengakselerasi transformasi digital perusahaan,” imbuhnya. 

Plant Director Plant Electronic Schneider Electric Manufacturing Batam, Kodrat Sutarhadiyanto menambahkan, kerja sama itu akan mendukung upaya Schneider Electric untuk menjadi yang terdepan di Industri 4.0 di Indonesia.

“Kami memastikan pabrik kami di Batam dilengkapi dengan teknologi IoT terbaru yang didukung dengan solusi EcoStruxure untuk operasional pabrik yang efisien, hemat energi, dan berkelanjutan dalam jangka panjang,” tutur Kodrat.

Dia menjelaskan, pihaknya memilih Telkomsel sebagai partner yang terpercaya dalam mendukung upaya tersebut yang menyediakan solusi berbasis teknologi 5G untuk mengakselerasi transformasi digital pabrik pintar Schneider Eelectric di Batam.

Melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, Telkomsel dan Schneider Electric pun menjalankan beberapa program pemanfaatan 5G di industri. Pertama, menghadirkan fitur live streaming virtual tour pabrik pintar Schneider Electric di Batam, sehingga para mitra global dapat mengunjungi pabrik pintar dari berbagai belahan dunia.

Kedua, menghadirkan teknologi EcoStruxure™ Augmented Operator Advisor berupa penerapan augmented reality menggunakan device (tablet) yang terhubung dengan jaringan 5G untuk membantu teknisi dalam aktivitas pemeliharaan jarak jauh.

Ketiga, pengaplikasian sistem  EcoStruxure™ Machine Advisor yang menghubungkan IoT connected product (sensors & drives) dengan online dashboard monitoring machine fleet management, sehingga proses produksi dapat dimonitor secara real-time melalui dashboard yang tersedia.

Diapresiasi

Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin) Ali Murtopo Simbolon mengatakan, Kemenperin sangat mengapresiasi langkah kolaboratif Telkomsel bersama Schneider Electric dalam pemanfaatan teknologi 5G untuk mendukung kemajuan dan sektor industri manufaktur.

“Semoga, ke depan, adanya 5G trial joint collaboration antara Telkomsel dengan Schneider Electric ini dapat menjadi tonggak dalam penyediaan infrastruktur digital dan mendukung implementasi Industry 4.0 di Indonesia,” harap Ali.

Kemenperin, selaku pemerintah, pun akan terus mendukung program prioritas Making Indonesia 4.0 menuju Indonesia maju tahun 2030. Hal ini dilakukan salah satunya dengan mendukung program peningkatan kinerja industri melalui pemanfaatan teknologi 5G Telkomsel bagi industri manufaktur.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN