Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

XL Sudah Siapkan Ekosistem Teknologi 5G

Kamis, 13 April 2017 | 11:46 WIB
Oleh Emanuel Kure dan Imam Suhartadi

Yessie D Yosetia, direktur/chief service management XL, mengatakan, XL sudah menyiapkan ekosistem teknologi 5G, seperti device, jaringan, dan juga sumber daya manusia (SDM) untuk menyongsong pengaplikasian komersialnya 3-4 tahun mendatang. Hal ini berbeda dengan implementasi 4G di Tanah Air yang baru bisa diimple- iun.

 

Sedangkan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan kontrak baru sebesar Rp 1,5 triliun hingga akhir Februari 2017. Belum ada i bagus. Untuk mengerjakan kontrak baru kan membutuhkan modal kerja,” jelas Sebastian kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (27/3). Istem secara teknis.

 

“Trennya, kami lihat implementasi 5G akan jauh lebih cepat dibandingkan 4G. Sebab, ekosistem dan industri sudah mengarah ke sana. Jadi, kami perkirakan di Indonesia butuh waktu 3-4 tahun untuk komersialisasi,” kata Yessie, saat melakukan ujicoba outdoor jaringan 5G di Jakarta, Rabu (12/4).

 

Yessie menjelaskan, perbedaan utama antara teknologi 5G dibandingakan 4G terletak pada kecepatan mentransfer data. Kecepatan data transfer pada jaringan 5G bisa mencapai 20 miliar byte per detik atau 20 Gbps. Ini tentu jauh lebih tinggi dibandingkan kecepatan maksimal transfer data 4G yang hanya sekitar 400 juta byte per detik (Mbps).

 

Sementara itu, ketertundaan penyampaian data/informasi atau latency pada teknologi jaringan 5G juga lebih rendah, yaitu hanya sekitar 1 milidetik (1 milli second/ MS), atau seperseribu (0,001) detik. Itu jelas lebih unggul dibandingkan latency pada teknologi 4G yang masih mencapai 40 MS atau 0,04 detik.

 

Teknologi 5G juga mampu menyediakan koneksi simultan hingga lebih 2.000 pengguna aktif. Selanjutnya, teknologi jaringan tercanggih ini diklaim unggul pada sisi penghematan tenaga, bahkan hingga 1.000 kali lebih efisien dibandingkan teknologi perangkat yang ada saat ini.

 

“Keunggulan teknologi 5G juga memungkinkan diselenggarakannya layanan-layanan digital yang lebih inovatif. Ini yang sedang kami persiapkan supaya mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh ekosistem di Indonesia,” ujar Yessie.

 

Dari sisi kesiapan operator, lanjut dia, XL sudah melakukan persiapan dengan menerapkan sejumlah teknologi di spektrum yang dimiliki, misalnya mengoptimalkan layanan Carrier Agregation (CA), License Assisted Acces (LAA), dan juga sudah mulai menerapkan teknologi 4,5G 4x4 MIMO.

 

“Meski baru dua tahun 4G komersial, tetapi kami juga sudah mulai menyiapkan teknologi dan juga ekosistemnya untuk menyongsong 5G. Hal ini terjadi karena kami melihat hampir semua industri sudah mengarah ke sana, terutama untuk pemanfaatan internet of things (IoT),” jelasnya.  (lm)

 

Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/5g-hadirkan-vr-untuk-berinteraksi-di-dunia-maya/158913

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN