Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung memotret monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Poto/Uthan AR

Pengunjung memotret monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Poto/Uthan AR

Pantau Perkembangan Covid Omicron, Saham Ini Layak Dicermati

Senin, 29 November 2021 | 07:39 WIB
S.R Listyorini

JAKARTA, Investor.id – Investor memantau perkembangan terbaru terkait varian Covid omicron yang akan berpengaruh terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Senin (29/11/2021). IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 6,480 – 6,595.

Pengamat pasar modal dari MNC Asset Management, Edwin Sebayang, mengatakan pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Jumat menyebut strain omicron sebagai "varian yang menjadi perhatian" , telah membuat investor panik. Terlebih bukti awal menunjukkan strain memiliki peningkatan risiko infeksi ulang, menurut WHO.

"Global market baik stock, bond & commodity bahkan crypto merah membara dan menyala-nyala dilanda aksi panik jual di hari Jumat pekan lalu. Tidak ketinggalan Bursa Indonesia dihujani tekanan jual membuat selama seminggu lalu IHSG terkapar sebesar -2.36%," katanya.

Pertanyaan repetisi sederhana muncul: Akankah Indonesia imun terhadap Variant Omicron yang sudah mulai mendekat karena sudah terindikasi masuk di Sydney Australia dan Hongkong?

Menurut dia, kombinasi kejatuhan tajam Indeks DJIA sebesar -2.53%, EIDO turun tajam -3% serta tajamnya kejatuhan harga beberapa komoditas seperti: Oil -13.04%, Coal -4.61%, CPO -1.23%, Nikel -3.38% & Timah -1.38% berpotensi menjadi sentimen negatif pendorong kejatuhan kembali IHSG dalam perdagangan Senin ini.

Berdasarkan analisa teknikal dan bandarmologi, sejumlah saham ini layak dicermati.

1. ISAT 7,025 - 7,775
Technical Indicators: Strong Buy

Buy: 7,400
Target Price: 7,775
Stop Loss: 7,025

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Distribusi

Net Buy/sell asing (10 hari): Distribusi

2. SILO 10,300 - 11,400
Technical Indicators: Strong Buy

Buy: 10,850
Target Price: 11,400
Stop Loss: 10,300

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Akumulasi

Net Buy/sell asing (10 hari): Akumulasi

3. TLKM 3,810 - 4,210
Technical Indicators: Strong Buy

Buy: 4,010
Target Price: 4,210
Stop Loss: 3,810

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Akumulasi

Net Buy/sell asing (10hari): Akumulasi

4. MIKA 2,210 - 2,450
Technical Indicators: Neutral

Buy: 2,330
Target Price: 2,450
Stop Loss: 2,210

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Akumulasi

Net Buy/sell asing (10 hari): Akumulasi

5. PURA 53 - 60
Technical Indicators: Neutral

Buy: 56
Target Price: 60
Stop Loss: 53

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Akumulasi

Net Buy/sell asing (10 hari): Distribusi

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN