Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi Rug Pull

Ilustrasi Rug Pull

Awas! Rug Pull Dalam Dunia Kripto

Jumat, 21 Januari 2022 | 06:21 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - Berinvestasi dalam cryptocurrency memiliki potensi untuk menghasilkan return yang lebih besar daripada jenis investasi lainnya. Namun, harus berhati-hati dan mempelajari terlebih dahulu aset yang dibeli agar tidak terjebak oleh modus-modus penipuan seperti rug pull.

Rug pull adalah bentuk penipuan dalam kripto di mana pengembang meninggalkan proyek yang mereka buat, setelah sebelumnya mengumpulkan dana dari investor. Mereka melakukan penjualan aset kripto dari proyek yang mereka kembangkan secara serentak dan dalam jumlah banyak sehingga nilai aset yang dimiliki investor menjadi tidak berharga.

Rug pull atau exit scam biasanya terjadi pada token-token dalam decentralized exchange (DEX) yang mengandalkan kumpulan aset yang disimpan dalam DEX tersebut. Dalam rug pull, penipu yang mengaku sebagai pengembang biasanya merancang sebuah proyek menjanjikan yang menarik banyak pengguna.

Baca juga: Santai, Meski Dilarang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah Asosiasi Yakin Minat Kripto Tak Akan Surut

“Proyek ini lalu disebarkan dan menarik banyak investor yang kemudian membuat harga aset menjadi meningkat. Saat harga naik ke titik yang dianggap memuaskan bagi penipu, mereka kemudian serentak menjual semua aset yang mereka miliki (biasanya sangat besar) lalu menghancurkan harga aset tersebut dan merugikan semua investor yang sudah menyimpan dana,” demikian dikutip dari pintu.co.id, Jumat (21/1).

Penipuan ini terjadi dalam periode waktu yang singkat dan cepat sehingga kebanyakan investor kecil yang mengikuti tren akan sangat dirugikan tanpa mengerti apa yang terjadi.

Contoh kasus rug pull yang pernah terjadi, antara lain Token Squid Game. Salah satu aset kripto yang cukup populer sejak awal Oktober 2021 adalah SQUID. Aset kripto meme koin ini dibuat berdasarkan salah satu serial populer di Netflix yaitu Squid Game, meski tidak berhubungan secara langsung dengan serial tersebut.

Sejak informasinya disebar, harga token SQUID tiba-tiba meningkat drastis karena banyak investor melihat promosinya melalui berbagai media sosial. Antara 26 Oktober dan 1 November, harga koin Squid naik lebih dari 23 juta persen, dari hanya satu sen menjadi US$ 2.861,80. Kenaikan ini lalu diikuti penurunan harga hingga menjadi US$ 0.003 dan semua orang melihat bahwa koin Squid hanyalah sebuah rug pull.

Pengembang SQUID diduga meninggalkan proyek dan menjual token mereka, menghasilkan sekitar US$ 3,3 juta. Setelah diteliti, ternyata white paper proyek Squid game pun dipenuhi dengan berbagai kesalahan tata bahasa dan tidak disusun secara profesional.

Di sisi lain, dalam dunia cryptocurrency, kenaikan yang mencapai 100% atau bahkan 1.000% sangat mungkin terjadi dan investor-investor biasanya akan langsung menyerbu aset kripto yang mengalami kenaikan drastis karena FOMO. Hal inilah yang justru menjadikan mereka sasaran para penipu.

Maka dari itu, kita harus meneliti sebuah aset sebelum langsung membelinya agar bisa membedakan antara aset kripto yang menjanjikan dan proyek rug pull. Berikut beberapa hal yang bisa dipertimbangkan untuk mengidentifikasi proyek yang berpotensi melakukan rug pull.

Baca juga: Yuk Akumulasi Beli, Harga Kripto Teratas Turun Lagi

Pertama, sebelum kita berinvestasi dalam sebuah aset kripto, kita harus selalu meneliti siapa orang atau organisasi yang membentuk dan mengawasi aset tersebut. Selain itu, kita juga perlu membaca white paper setiap proyek aset kripto untuk mengetahui bagaimana rencana jangka panjangnya, apa tujuan pembuatannya, dan bagaimana teknologi dibaliknya.

Kedua, dalam konteks jaringan blockchain, kita bisa melihat aktivitas on-chain dari sebuah aset kripto. Hal ini termasuk data volume perdagangan dalam beberapa hari terakhir, berapa jumlah likuiditasnya, dan berapa DEX yang mendaftarkannya sebagai sebuah aset kripto yang sah.

Terakhir, kita perlu menyelaraskan data yang kita cari dengan berita yang sedang populer. Kita bisa mengetahui bagaimana respon komunitas kripto terhadap aset tersebut, melihat forum-forum populer seperti reddit, dan juga memeriksa berita dari situs-situs kripto terpercaya. Hal ini dilakukan agar kita tidak terjebak dalam FOMO dan bisa melihat gambaran besar popularitas sebuah aset kripto.

 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN