Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto yang diambil pada 16 Februari 2020, menunjukkan ilustrasi dari logo teknologi nirkabel 5G yang menampilkan tanda sinyal nirkabel pada ponsel dan tablet di Paris, Prancis. ( Foto: LIONEL BONAVENTURE / AFP )

Foto yang diambil pada 16 Februari 2020, menunjukkan ilustrasi dari logo teknologi nirkabel 5G yang menampilkan tanda sinyal nirkabel pada ponsel dan tablet di Paris, Prancis. ( Foto: LIONEL BONAVENTURE / AFP )

Apple Segera Luncurkan iPhone 12 5G

Senin, 12 Oktober 2020 | 07:59 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

SAN FRANCISCO, investor.id – Apple diprediksi memperkenalkan deretan model iPhone 12 yang didukung jaringan 5G, yang telah dinanti-nantikan pada 13 Oktober. Pembaruan ini dipandang penting bagi keuntungan perusahaan. Menurut rumor yang beredar, Apple bakal meluncurkan iPhone terbaru dalam berbagai ukuran mulai dari layar 5,4 inci (13,7 cm) hingga layar 6,7 inci.

Dalam acara yang akan digelar secara streaming, Apple mengusung pesan “Hi Speed” yang mengacu pada jaringan nirkabel yang lebih cepat, yang diperkenalkan di banyak bagian dunia.

Para analis mengatakan, selain memperkenalkan berbagai model iPhone 12, beberapa pengiriman juga dilakukan lebih awal dibandingkan yang lain. Ini mengingat pandemi virus corona Covid-19 yang telah menganggu rantai pasokan perusahaan.

“Kami yakin iPhone 12 mewakili siklus produk paling signifikan untuk Cook & Co sejak iPhone 6 diluncurkan pada 2014, dan akan menjadi bab menentukan dalam kisah pertumbuhan Apple,” ujar analis Wedbush Dan Ives dalam sebuah catatan kepada investor.

Para analis menyatakan, bahwa waktunya sudah tepat bagi Apple untuk memasuki pasar dengan iPhone yang telah disesuaikan dengan jaringan telekomunikasi 5G super cepat yang mengakar di seluruh dunia.

“Apple benar-benar membutuhkan 5G sekarang. Bukan untuk Amerika Serikat (AS), tetapi untuk Tiongkok, di mana jaringan 5G menjadi pendorong keputusan pembelian,” kata analis Techsponential Avi Greengart.

Beberapa rival Apple, diketahui telah memproduksi model-model ponsel (smartphone) 5G. Dalam hal jaringan generasi baru, Tiongkok memimpin jauh di depan AS.

“5G sedang terjadi di Tiongkok, baik dengan atau tanpa Apple. Pada kenyataannya, lebih banyak tersedia ponsel 5G daripada ponsel non-5G yang dijual di Tiongkok,” tutur analis Patrick Moorhead dari Moor Insights & Strategy.

Selain Tiongkok, jaringan 5G generasi baru juga telah terbentuk di Korea Selatan dan di beberapa bagian negara di Eropa. Jaringan 5G disebut-sebut menjanjikan lompatan eksponensial dalam hal jumlah dan kecepatan data nirkabel. Hal ini memungkinkan kemajuan dalam kendaraan self-driving, virtual reality, terhubung dengan kesehatan, serta sensor dan server untuk berkomunikasi secara instan.

Menurut para analis, perusahaan telekomunikasi AS melihat iPhone 5G sebagai katalisator atas minat konsumen yang akan membenarkan investasi besar yang dibutuhkan untuk jaringan tersebut.

“Operator AS sedang menunggu Apple untuk mengumumkan iPhone 5G sebagai pelopor di AS,” kata Moorhead.

Secara keseluruhan, ini merupakan tahun yang sulit bagi industri ponsel pintar. Karena pandemi Covid-19 telah mengganggu perekonomian dan rantai pasokan. “Pemulihan akan lambat. Kondisi pasar yang sulit diperkirakan masih berlanjut hingga 2021,” tambah Mears.

Menurut perusahaan riset IDC, total penjualan smartphone turun 16% pada Kuartal II. Survei juga menunjukkan bahwa Huawei memimpin pasar, kemudian diikuti oleh Samsung, Apple, serta Xiaomi dan Oppo yang berasal dari Tiongkok.

Memberdayakan Ekosistem

Para analis mengungkapkan bahwa Apple membutuhkan iPhone berkemampuan 5G untuk mempertahankan citra premiumnya. Pasalnya, dua produsen yang memimpin pasar penjualan ponsel global, yakni Samsung dan Huawei sudah memiliki smartphone yang didukung 5G di pasaran. Sedangkan, Google baru-baru ini meluncurkan dua ponsel baru berkemampuan nirkabel 5G dengan mengusung merek Pixel.

“Apple lolos dengan tidak merilis perangkat 5G tahun lalu, karena kasus penggunaan 5G dan jangkauan jaringan yang tidak tersedia. Apple tidak ingin dianggap tetinggal dua generasi soal pada perangkat 5G,” demikian disampaikan analis riset Futuresource Consulting Stephen Mears.

Acara streaming ini diselenggarakan selang sebulan setelah Apple meluncurkan gabungan layanan baru dan model jam tangan pintar yang masih terkait iPhone – dan menjadi inti dari ekosistem penghasil uang.

“Menambahkan iPhone 5G ke jajarannya akan membantu Apple bergerak maju dengan perpaduan menguntungkan antara perangkat keras, perangkat lunak, layanan, dan konten digital,” kata Mears, seraya menambahkan bahwa mulai dari Apple Watch yang berfokus pada kesehatan hingga layanan berlangganan musik dan televisi, iPhone adalah pusat pengalaman pengguna. 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN