Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. ( Foto: AFP / Johannes Eisele )

Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. ( Foto: AFP / Johannes Eisele )

Dow Futures Bergerak Datar

Listyorini, Rabu, 8 Juli 2020 | 07:10 WIB

NEW YORK, Investor.id – Setelah aksi ambil untung para pedagang saham di Wall Street di pasar utama,indeks Dow Futures bergerak datar.

Pada perdagangan Rabu pagi (WIB), Dow futures naik 40 poin, mengindikasikan kenaikan 0,16%. S&P 500 dan Nasdaq-100 juga dibuka lebih tinggi, dengan kenaikan masing-masing 0,08% dan 0,12%.

Sebelumnya, Dow Jones Industrial Average turun 397 poin, atau 1,5%. Dow jatuh oleh penurunan 4,8% saham Boeing. Sementara itu, S&P 500 juga tergelincir 1,1%, setelah reli beruntun dalam lima hari. Nasdaq Composite kehilangan 0,86%, setelah mencatat rekor tertinggi.

"Kenaikan signifikan dalam saham teknologi membuat pasar awalnya bergerak positif, tapi menyerah pada jam sore hari jam penutupan perdagangan," kata Jim Paulsen, kepala strategi investasi di Leuthold Group.

Saham yang bergantung pada pembukaan kembali ekonomi memimpin kejatuhan indeks karena investor mencerna kebangkitan kasus coronavirus di AS. Lebih dari 2,93 juta kasus coronavirus telah dikonfirmasi di AS bersama dengan setidaknya 130.306 kematian, menurut Johns Hopkins University.

"Kekhawatiran tentang peningkatan jumlah kasus Covid AS terus mengguncang kepercayaan dalam membuka kembali bisnis untuk pemulihan ekonomi," tambah Paulsen.

Sentimen meningkat ketika pemerintah AS memberi Novavax kontrak 1,6 miliar dolar kepada produsen obat untuk mengembangkan vaksin coronavirus, jumlah terbesar yang diberikan di bawah "Operation Warp Speed" Gedung Putih.

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN